Arsip

Archive for the ‘Mushola Hikmah’ Category

Bukan Sekedar Lima Puluh Rupiah…

April 8, 2011 20 komentar

Belasan tahun silam, dengan lima puluh rupiah kita bisa membeli paling tidak dua buah permen. Masih cukup berharga, terutama bagi anak SD seperti saya kala itu. Namun, apalah artinya lima puluh rupiah di masa sekarang. Bahkan, anak-anak SD, saya yakin, tak lagi menganggapnya bernilai karena tak ada lagi jajanan yang bisa mereka beli dengan recehan bergambar kepodang itu. Mungkin tak lama lagi nasibnya akan menyusul uang logam 25 rupiah yang telah lebih dahulu ditarik dari peredaran oleh Bank Indonesia sejak 31 Agustus 2010 lalu. Apalagi keberadaannya sudah sangat jarang ditemui, sehingga tak heran jika sebagian masyarakat sudah menganggapnya tidak berlaku lagi.

Baiklah, saya tidak akan membahas lebih lanjut mengenai peredaran uang logam lima puluh rupiah. Pada tulisan pertama di tahun 2011 ini, saya hanya ingin sedikit berbagi.

Baca selanjutnya…

Iklan

Left-handedness, Just A Lil Bit :)

April 14, 2010 20 komentar

Seperti yang telah kita ketahui, left-handedness, atau yang lebih kita kenal dengan sebutan kidal dalam bahasa sendiri, adalah “kekhususan” pada seseorang yang menyebabkannya lebih banyak menggunakan tangan kiri daripada tangan kanannya (sebenarnya tidak hanya tangan, kaki pun demikian). Berbagai pendapat muncul mengenai penyebab “kekhususan” ini. Ada yang berpendapat penyebab utama adalah genetis atau keturunan. Ada juga yang berpendapat bahwa faktor lingkungan yang lebih berpengaruh. Terlepas dari berbagai pendapat tersebut, menurut sebuah artikel yang saya baca, kidal ini dapat terjadi apabila otak kanan yang mengatur tubuh bagian kiri lebih dominan.

Baca selanjutnya…

Kategori:Mushola Hikmah Tag:,

Alis Manis Jangan Dibuang

April 1, 2009 32 komentar

alis-wwwrilekscom

Saya minta maaf sebelumnya jikalau judul di atas terasa sedikit janggal. Apa boleh buat, hanya judul itulah yang terlintas di benak saya, sengaja di-pleset-kan dari peribahasa ”habis manis sepah dibuang”. Dicap kurang kreatif tak apalah, yang penting maksud dan tujuan dari tulisan ini tersampaikan dan semoga bermanfaat. Amin.

Baca selanjutnya…

Kategori:Mushola Hikmah Tag:

SMS Ibu…

Desember 4, 2008 17 komentar

Semalam, dengan langkah gontai tak bertenaga, aku memasuki kamar kosku. Sudah jam 20.30 ternyata. Rutinitas pulang malam lagi2 harus mewarnai hari2ku.

 

Duduk di atas pembaringan berwarna merah muda, kuambil ponsel tuaku dari dalam ransel kerja. Kulihat ada sebuah SMS dari ibu.

 

SMS ibu kali ini membuat kedua mataku sedikit berkaca2…

 

”Hai anakku, dirikanlah salat dan suruhlah (manusia) mengerjakan yang baik dan cegahlah (mereka) dari perbuatan yang mungkar dan bersabarlah terhadap apa yang menimpa kamu. Sesungguhnya yang demikian itu termasuk hal-hal yang diwajibkan (oleh Allah).” (Q.S. Luqman: 17)

 

Ud’uunii astajiblakum…

”Berdoalah kepada-Ku, niscaya akan Kuperkenankan bagimu.” (QS. Al Mu’min: 60)

 

Iya, Bu…

Aku akan berusaha…

Senangnya, akhir pekan ini kita akan dipertemukan kembali…Insya Allah

Kategori:Mushola Hikmah Tag:, ,

Doa-doa Dalam Surah Ali Imran

Oktober 23, 2008 12 komentar

Begitu banyak doa di dalam Al Quran, yang tentu saja dapat kita amalkan dalam kehidupan sehari-hari, di antaranya adalah doa-doa dalam Surah Ali Imran. Surah Madaniyah ini dinamakan demikian karena di dalamnya terdapat kisah keluarga Imran.

 

Berikut ini adalah tarjamah dari beberapa ayat dalam Surah Ali Imran yang memuat doa-doa:

Baca selanjutnya…

Kategori:Mushola Hikmah Tag:,

SMS Tausyiah (bagian 2)

September 26, 2008 2 komentar

Paruh kedua bulan Ramadhan 1429 H masih terus berjalan, hari kemenangan pun semakin dekat. Karena promo SMS gratis dari XL masih berlaku (sampai 26 September 2008), hingga hari ini saya masih menerima beberapa SMS Tausyiah dari kawan-kawan. Sesuai janji saya yang lalu, saya akan kembali menyalinnya – SMS Tausyiah di inbox hape saya – di sini.

Baca selanjutnya…

Catatan Kecilku

September 18, 2008 5 komentar

Kalau dilihat dari jadwal yang tertempel di dinding, sebenarnya kajian “pengganti lunch” kemarin dalam rangka Nuzulul Quran. Tapi apa benar Al Quran turun pertama kali pada tanggal 17 Ramadhan? Alhamdulillah, aku sudah mendapat jawabannya.

 

Bukan turunnya Al Quran yang dikaji, tetapi pelaksanaan syariat, yang tentu saja berdasarkan Al Quran. Ada sebagian cuplikan dialog antara ustadz dengan jama’ah forum (giliran ibu-ibu, bapak-bapak hanya ikut mendengarkan) yang aku ingat, memang tak persis sama, tapi kurang lebih seperti ini:

Baca selanjutnya…