Setelah sekian lama tidak memuat tulisan bertema jalan-jalan, kali ini saya akan menyajikan sedikit tentang salah satu objek wisata di Yogyakarta, Museum Gunungapi Merapi. Belum banyak orang yang mengetahui apalagi mengunjungi museum yang baru saja diresmikan pada tanggal 1 Oktober 2009 ini. Jika Anda adalah salah satu di antaranya, tak ada salahnya jika menyimak tulisan ini, semoga bermanfaat.

Museum Gunungapi Merapi terletak di Boyong, Hargobinangun, Pakem, Sleman, DIY. Meskipun jauh dari pusat kota Yogyakarta, keberadaan museum ini cukup mudah dijangkau. Jika Anda melewati Jalan Kaliurang, beberapa ratus meter sebelum pos retribusi Objek Wisata Kaliurang, Anda dapat melewati sebuah gang kecil ke arah barat. Tak jauh, hanya sekitar tiga ratus meter, Anda pun dapat menjumpai museum ini. Alternatif lain adalah Jalan Boyong Kaliurang. Setelah gapura besar – yang ketika saya lewati dalam keadaan rusak – Anda dapat berbelok ke arah timur. Dan sampailah Anda di museum yang bentuk bangunannya unik ini.
Di dalam museum, Anda dapat memperoleh cukup banyak informasi mengenai gunungapi di bagian Volcano World atau Dunia Gunungapi, seperti manfaat sumber daya gunungapi bagi kehidupan manusia, foto-foto letusan gunungapi di dunia, dan berbagai informasi lainnya. Yang paling menarik di bagian ini menurut saya adalah peta lokasi gunung aktif di Indonesia bahkan di dunia. Anda dapat menekan tombol-tombol di depan peta, kemudian lampu pada peta akan menyala sesuai dengan tombol yang ditekan.
Bagian selanjutnya adalah On the Merapi Volcano Trail atau Seputar Gunungapi Merapi. Di sini, dapat dijumpai berbagai informasi mengenai Gunungapi Merapi, seperti sejarah letusan, peta aliran lahar, bahkan berbagai mitos seputar Gunungapi Merapi.
Ketika saya berkunjung ke sana – sehari sebelum tulisan ini dimuat – museum ini belum sepenuhnya jadi. Lantai 2 pun masih terlihat kosong dan masih tertutup untuk umum. Hal ini sama sekali tidak mengurangi daya tariknya bagi saya yang memang pecinta museum. Semoga juga bagi Anda. Jadi, jika suatu saat nanti Anda berwisata ke Kaliurang, tak ada salahnya menyempatkan diri ke Museum Gunungapi Merapi: Merapi Jendela Bumi.











semoga kapan” bisa mampir. taunya dari postingan suami di plurk
btw, tulisannya serius mat Neng, hehe
Oleh: dyra on Oktober 26, 2009
at 1:18 pm
mampirnya klo uda jadi wae, bu.
aq pengen ke sana lagi klo uda jadi.
kemaren itu masih gratisan, ehehe…ga tau deh bsok bayarnya brapa…
eh, serius yah. iyo ki, lg pengen pake berbahasa Indo yg baik dan benar
Oleh: Melati on Oktober 26, 2009
at 1:23 pm
nais inpo gan
koyo Monjali
Oleh: Sadat Plurk on Oktober 26, 2009
at 2:34 pm
podo lancipe
Oleh: Melati on Oktober 26, 2009
at 2:43 pm
nice post ^^ , wajib berkunjung kesana nih berhubung bidangku “nyentuh bumi”..
*kapan dan sama siapa ga tau deh*
Oleh: analogGuy on Oktober 26, 2009
at 2:35 pm
sama masher lah, sama sapa lagi
Oleh: Melati on Oktober 26, 2009
at 2:43 pm
ehem, update nih ye… hmm, kekna menarik, kapan yo iso mrono??
Oleh: Andik on Oktober 26, 2009
at 3:38 pm
sing jelas nek pas ning jogja, nek sampean ning bandung terus ra bakalan
Oleh: Melati on Oktober 26, 2009
at 3:56 pm
yo enteni wae… (kapan meneh yo iso mrono, hehe)
Oleh: Andik on Oktober 27, 2009
at 9:48 pm
bentuknya futuristik yaa. jadi pengen ke sana kapan2
Oleh: saga iqranegara on Desember 5, 2009
at 2:31 pm
@saga: hu uh, arsitekturnya lumayan keren koq, cuman sayang pas waktu itu blom jadi 100%…ga tau deh klo sekarang, kapan2 mo berkunjung lg niy
Oleh: Melati on Desember 7, 2009
at 7:29 am
Lagi ngerti kalo sebelum TPR ada gedung segede itu. Semoga kapan2 bisa kesono, nek gak males…hehe
Oleh: Kunto on Desember 16, 2009
at 5:27 pm
emang baru koq itu
Oleh: Melati on Desember 17, 2009
at 7:25 am